STRES DAN KORELASINYA DENGAN FAKTOR DEMOGRAFI PADA WANITA PEKERJA DI SEKTOR TEMBAKAU

Monica Kartini, Berlian Nurtyashesti Kusumadewi

Abstract


Abstrak

 

Latar Belakang: Peran ganda perempuan, khususnya yang bekerja di sektor pertanian tembakau,  membuatnya harus bisa membagi waktu untuk urusan domestik dan juga mampu untuk melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh pekerja tembakau laki-laki. Konflik peran ganda berkaitan erat dengan munculnya gangguan kecemasan, depresi dan perasaan bersalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat stress pada perempuan yang bekerja di sektor tembakau dan hubungannya dengan beberapa faktor demografi. Metode: penelitian ini adalah penelitian analitik korelasional dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 75 wanita pekerja di sektor tembakau di wilayah Kabupaten Temanggung berpartisipasi dalam penelitian ini, yang dipilih dengan menggunakan teknik non-probability sampling. Tingkat stress diukur dengan menggunakan instrumen Perceived Stress Scale (PSS) dan faktor demografi dilihat dari faktor usia, status pernikahan, tingkat pendidikan, lama bekerja, jumlah anak, status tempat tinggal dan pendapatan keluarga. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis bivariat Chi-square. Hasil: Sebagian besar subjek penelitian memiliki tingkat persepsi stres sedang, yaitu sejumlah 52 wanita (69,33%). Sedangkan responden yang memiliki tingkat stress rendah sejumlah 21 wanita (28%) dan sebanyak 2 perempuan (2,67%) memiliki tingkat stress tinggi. Variabel demografi status pernikahan dan tingkat pendidikan memiliki p-value<0,05. Sedangkan faktor demografi lainnya memiliki p-value>0,05. Kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki tingkat stres sedang (69,33%) dan hanya 2,67% subjek memiliki tingkat stres tinggi. Terdapat hubungan yang signifikan antara stres dengan status pernikahan dan usia. Tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat stres denganfaktor demografi lainnya. Diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai bagaimana para perempuan pekerja di sektor tembakau beradaptasi dengan stres yang dihadapi dan adakah korelasi dengan tingkat kebersyukuran yang dimiliki.

Kata Kunci:Stres, faktor demografi, peran ganda, pekerja tembakau

Abstract

Background: The multiple role of women, especially those who work in the tobacco farming sector, make them must be able to divide their time for domestic affairs and also to do work that is usually done by male workers. Dual role conflict is closely related to the emergence of anxiety, depression and guilt disorders. This study aims to determine the level of stress in women working in the tobacco sector and its relationship with several demographic factors. Method: this study is a correlational analytic study using cross-sectional approach. A total of 75 women workers in the tobacco sector in the Temanggung Regency region participated in this study, which were selected using a non-probability sampling technique. Stress level is measured using the instrument Perceived Stress Scale (PSS) and demographic factors are seen from age, marital status, education level, length of work, number of children, residence status and family income. Data were then analyzed using the Chi-square analysis technique. Results: Most of the study subjects had moderate stress perception levels (52 women, 69.33%). While respondents who have low stress levels are 21 women (28%) and 2 women (2.67%) have high stress levels. The demographic variables: marital status and education level have p-values<0.05. While other demographic factors have a p-value> 0.05. Conclusion: Most respondents have moderate stress levels (69.33%) and only 2.67% subjects have high stress levels. There is a significant relationship between stress and marital status and age. There is no significant relationship between stress levels with other demographic factors. Further research is needed on how women workers in the tobacco sector adapt to the stress faced and is there a correlation with the level of gratification they have.

Keywords: Stress, demographic factors, multiple roles, tobacco workers



Full Text:

PDF 80-87

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
Published by Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara Magelang
Hit counters