PENERAPAN DISTRAKSI MENDENGARKAN MUSIK KLASIK UNTUK MENGURANGI NYERI FRAKTUR KLAVIKULA

Rusminah Rusminah, Siswanto Siswanto, Ambang Sulistyo Nugroho

Abstract


ABSTRAK

 

Latar Belakang : Penderita yang mengalami fraktur biasanya merasakan nyeri, kondisi nyeri individu sangat berfariasi dalam  mengadaptasi nyeri  sehingga  rasa nyeri akan menjadikan suatu masalah dan  akan mempengaruhi fungsi tubuh,  kurang tidur, menurunnya nafsu makan, mempengaruhi proses penyembuhan. Musik yang memiliki tempo lambat dan menenangkan adalah musik klasik yang bisa menjadi terapi yang dapat diartikan sebagai pengobatan. Musik klasik memiliki aspek terapeutik, sehingga musik klasik banyak digunakan untuk penyembuhan, menenangkan, dan memperbaiki kondisi fisik dan fisiologis pasien maupun tenaga kesehatan. Tujuan : Menggambarkan penerapan teknik distraksi dengan mendengarkan musik klasik  untuk mengatasi rasa nyeri pada pasien fraktur clavikula. Metode : Penelitian penulisan publikasi ilmiah ini mengunakan metode diskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subyek adalah seseorang perempuan usia 26 tahun dengan nyeri fraktur klavikula. Instrumen adalah SOP distraksi mendengarkan musik klasik di ruang Edelweis. Hasil : Tindakan distraksi mendengarkan musik klasik dilakukan 2x7 jam selama 10 menit, Ny. T kooperatif, pasien terlihat meringis menahan nyeri, sedikit gelisah hari pertama menyatakan masih nyeri . Setelah dilakukan tindakan hari kedua Ny. T mengatakan nyeri berkurang, lebih nyaman dan tampak rileks. Simpulan : Menunjukan adanya perubahan skala nyeri yang semula skala 5, menjadi skala nyeri 3, pasien dapat melaksanakan teknik distraksi, kondisi menjadi tenang dan tampak rileks.

 

Kata kunci : Distraksi, Musik klasik, Nyeri.

 

ABSTRACT

 

Background : Patients who experience a fracture usually feel pain, individual pain conditions vary greatly in adapting pain so that pain will make a problem and will affect the body's condition, lack of sleep, decreased appetite and will affect the fracture healing process. Nonpharmacological management applied is a distraction technique in accordance with the SOP in Ny. T in the Edelweis Room of TK Hospital. II 04.05.01 dr. Soedjono Magelang. Objective : Describe nursing care to Mrs. T who experiences clavicle fracture pain with distractions listening to classical music is to deal with pain. Method : This study uses a case study method. Participant of a 26-year-old woman with clavicle fracture pain. Instrument is a SOP distraction listening to classical music. Results : The act of distraction listening to classical music is done 2x7 hours for 10 minutes, Mrs. T is cooperative, the first day states it is still painful. After the action of the second day, Mrs. T says pain decreases in scale, is more comfortable and looks relaxed. Conclusion : Showing a change in the scale of pain that was originally a scale of 5, the patient seemed to grimace in pain, a little restless at the scale of pain 3, the patient became calm and seemed relaxed.

 

Keywords : Distraction, Music, Pain.


Full Text:

PDF 48-53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License

Jurnal Keperawatan Karya Bhakti
Published by Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara Magelang
Hit counters